Search for:
Akselerasi Tata Kelola Layanan Digital melalui Penguatan Service Desk MELIA di Kemendikdasmen

𝗔𝗸𝘀𝗲𝗹𝗲𝗿𝗮𝘀𝗶 𝗧𝗮𝘁𝗮 𝗞𝗲𝗹𝗼𝗹𝗮 𝗟𝗮𝘆𝗮𝗻𝗮𝗻 𝗗𝗶𝗴𝗶𝘁𝗮𝗹 𝗺𝗲𝗹𝗮𝗹𝘂𝗶 𝗣𝗲𝗻𝗴𝘂𝗮𝘁𝗮𝗻 𝗦𝗲𝗿𝘃𝗶𝗰𝗲 𝗗𝗲𝘀𝗸 𝗠𝗘𝗟𝗜𝗔 di 𝗞𝗲𝗺𝗲𝗻𝗱𝗶𝗸𝗱𝗮𝘀𝗺𝗲𝗻

𝗣𝗧 𝗠𝗶𝘁𝗿𝗮𝘁𝗲𝘅 𝗞𝗼𝗻𝘀𝘂𝗹𝘁𝗮𝗻 bersama 𝗘𝗦𝗧𝗜𝗠 𝗦𝗼𝗳𝘁𝘄𝗮𝗿𝗲 mendukung penguatan Service Desk MELIA untuk mewujudkan layanan digital yang lebih responsif, efektif, dan berorientasi pada kebutuhan pengguna.

Terima kasih atas kepercayaan dan kolaborasi yang telah terjalin.

#Mitratex #ESTIM #ESTIMSoftware #Kemendikdasmen #ServiceDesk #DigitalTransformation #ITServiceManagement #YourCompliancePartner #YourPathToCompliance

Closing Meeting Proyek Jasa Konsultansi dan Pendampingan Surveillance ISO/IEC 27001:2022 di PT Perkebunan Nusantara III (Persero)

𝗖𝗹𝗼𝘀𝗶𝗻𝗴 𝗠𝗲𝗲𝘁𝗶𝗻𝗴 𝗣𝗿𝗼𝘆𝗲𝗸 𝗝𝗮𝘀𝗮 𝗞𝗼𝗻𝘀𝘂𝗹𝘁𝗮𝗻𝘀𝗶 𝗱𝗮𝗻 𝗣𝗲𝗻𝗱𝗮𝗺𝗽𝗶𝗻𝗴𝗮𝗻 𝗦𝘂𝗿𝘃𝗲𝗶𝗹𝗹𝗮𝗻𝗰𝗲 𝗜𝗦𝗢/𝗜𝗘𝗖 𝟮𝟳𝟬𝟬𝟭:𝟮𝟬𝟮𝟮 di 𝗣𝗧 𝗣𝗲𝗿𝗸𝗲𝗯𝘂𝗻𝗮𝗻 𝗡𝘂𝘀𝗮𝗻𝘁𝗮𝗿𝗮 𝗜𝗜𝗜 (𝗣𝗲𝗿𝘀𝗲𝗿𝗼)

𝗣𝗧 𝗠𝗶𝘁𝗿𝗮𝘁𝗲𝘅 𝗞𝗼𝗻𝘀𝘂𝗹𝘁𝗮𝗻 melaksanakan Closing Meeting sebagai penutup rangkaian proyek Jasa Konsultansi dan Pendampingan Surveillance ISO/IEC 27001:2022 di PT Perkebunan Nusantara III (Persero).

Terima kasih atas kepercayaan dan kolaborasi yang telah terjalin. Semoga implementasi Sistem Manajemen Keamanan Informasi terus memberikan nilai tambah bagi 𝗣𝗧 𝗣𝗲𝗿𝗸𝗲𝗯𝘂𝗻𝗮𝗻 𝗡𝘂𝘀𝗮𝗻𝘁𝗮𝗿𝗮 𝗜𝗜𝗜 (𝗣𝗲𝗿𝘀𝗲𝗿𝗼).

#Mitratex #MitratexKonsultan #ISO27001 #ISO27001 #InformationSecurity #SMKI #CyberSecurity #YourCompliancePartner

Perusahaan Anda Belum Pernah Diretas… Bukan Berarti Sudah Aman

Selama Tidak Ada Masalah… Semua Terlihat Aman

Isi artikel

Di banyak perusahaan…

selama server masih menyala,

website masih bisa diakses,

email masih berjalan,

semuanya dianggap baik-baik saja.

Direksi merasa tenang.

Tim IT juga merasa pekerjaannya berjalan normal.

Lalu muncul satu kalimat yang sering saya dengar.

“Kita aman kok. Belum pernah kena serangan.”

Padahal…

belum pernah mengalami insiden…

tidak selalu berarti sistem benar-benar aman.


Rasa Aman Palsu Lebih Berbahaya Daripada Ancaman

Keamanan informasi bukan diukur dari:

  • belum pernah diretas
  • belum pernah viral
  • belum pernah kehilangan data

Karena banyak organisasi baru sadar memiliki celah keamanan…

setelah insiden benar-benar terjadi.

Isi artikel

Sama seperti rumah.

Rumah yang belum pernah kemalingan…

belum tentu memiliki sistem keamanan yang baik.

Bisa jadi…

hanya belum ada yang mencoba masuk.


ISO 27001 Tidak Mengajarkan Menunggu Sampai Terjadi Insiden

ISO 27001 justru mengajarkan hal yang berbeda.

Yang harus dilakukan adalah:

✓ mengenali aset

✓ memahami ancaman

✓ mengukur risiko

✓ menerapkan kontrol

✓ melakukan monitoring secara terus-menerus

Artinya…

keamanan bukan soal keberuntungan.

Melainkan soal kesiapan.


Belum pernah diretas bukan berarti aman. Bisa jadi… ancamannya saja yang belum datang.


Pertanyaannya Bukan “Sudah Pernah Diretas?”

Pertanyaan yang lebih penting adalah:

  • Kalau server utama mati hari ini… apakah perusahaan siap?
  • Kalau data customer bocor… bagaimana prosedurnya?
  • Kalau ransomware menyerang… siapa yang mengambil keputusan?

Kalau pertanyaan-pertanyaan itu belum bisa dijawab…

mungkin masalahnya bukan pada teknologi.

Tetapi pada kesiapan organisasi.


Keamanan Tidak Pernah Menunggu Insiden

Perusahaan yang benar-benar aman…

bukan perusahaan yang belum pernah diserang.

Tetapi perusahaan yang sudah siap…

bahkan sebelum serangan datang.

#ISO27001 #InformationSecurity #CyberSecurity #RiskManagement #ITGovernance #DigitalTransformation #BusinessContinuity #SecurityAwareness #CyberRisk #DataProtection #OperationalExcellence #ITLeadership #Mitratex #ESTIMSoftware #YourCompliancePartner #IndonesiaTechDigest

Ditulis oleh: Febby Febrianti

🔥WEBINAR SERIES – IT Service Excellence #21🔥

🔥 𝐖𝐄𝐁𝐈𝐍𝐀𝐑 𝐒𝐄𝐑𝐈𝐄𝐒 – 𝐈𝐓 𝐒𝐞𝐫𝐯𝐢𝐜𝐞 𝐄𝐱𝐜𝐞𝐥𝐥𝐞𝐧𝐜𝐞 #𝟐𝟏 🔥

Webinar 𝐈𝐓𝐈𝐋 (𝐕𝐞𝐫𝐬𝐢𝐨𝐧 𝟓): 𝐈𝐓𝐒𝐌 𝐝𝐢 𝐄𝐫𝐚 𝐀𝐈 & 𝐃𝐢𝐠𝐢𝐭𝐚𝐥 𝐂𝐨𝐦𝐩𝐥𝐞𝐱𝐢𝐭𝐲 yang diadakan oleh PT. Mitratex Konsultan berjalan sukses dengan partisipasi dari para profesional lintas industri❗🚀

Terima kasih atas antusiasme dan partisipasi seluruh peserta. Sampai jumpa di Webinar Series IT Service Excellence berikutnya!

Diselenggarakan bersama @estim.id @lemurian.tech & @cioacademy.id

#MitratexKonsultan #YourCompliancePartner #ITServiceExcellence #ITSM #ITIL #ArtificialIntelligence #DigitalTransformation #Webinar #ESTIM #LemurianTech #CIOAcademy

Sosialisasi Layanan PPA – One Gate Service System Berbasis ESTIM Software di IFG

𝗦𝗼𝘀𝗶𝗮𝗹𝗶𝘀𝗮𝘀𝗶 𝗟𝗮𝘆𝗮𝗻𝗮𝗻 𝗣𝗣𝗔 – 𝗢𝗻𝗲 𝗚𝗮𝘁𝗲 𝗦𝗲𝗿𝘃𝗶𝗰𝗲 𝗦𝘆𝘀𝘁𝗲𝗺 𝗕𝗲𝗿𝗯𝗮𝘀𝗶𝘀 𝗘𝗦𝗧𝗜𝗠 𝗦𝗼𝗳𝘁𝘄𝗮𝗿𝗲 𝗱𝗶 𝗜𝗙𝗚

𝗣𝗧. 𝗠𝗶𝘁𝗿𝗮𝘁𝗲𝘅 𝗞𝗼𝗻𝘀𝘂𝗹𝘁𝗮𝗻 bersama 𝗘𝗦𝗧𝗜𝗠 𝗦𝗼𝗳𝘁𝘄𝗮𝗿𝗲 dalam kegiatan 𝗦𝗼𝘀𝗶𝗮𝗹𝗶𝘀𝗮𝘀𝗶 𝗟𝗮𝘆𝗮𝗻𝗮𝗻 𝗣𝗣𝗔 – 𝗢𝗻𝗲 𝗚𝗮𝘁𝗲 𝗦𝗲𝗿𝘃𝗶𝗰𝗲 𝗦𝘆𝘀𝘁𝗲𝗺 di 𝗜𝗻𝗱𝗼𝗻𝗲𝘀𝗶𝗮 𝗙𝗶𝗻𝗮𝗻𝗰𝗶𝗮𝗹 𝗚𝗿𝗼𝘂𝗽 (𝗜𝗙𝗚) sebagai bagian dari upaya meningkatkan efektivitas, integrasi, dan kualitas layanan.

Terima kasih atas kepercayaan dan kolaborasi yang telah terjalin.

#MitratexKonsultan #ESTIMSoftware #YourPathToCompliance #MitratexKonsultan #YourCompliancePartner #IFG #OneGateService #ITSM #DigitalTransformation

Sudah Sertifikasi ITIL… Tapi Kenapa Masih Panik Saat Incident?

Ketika Sertifikat Tidak Menyelamatkan Operasional


Semua Terlihat Siap… Sampai Incident Terjadi

Isi artikel

Di atas kertas, semuanya lengkap:

  • Tim sudah punya sertifikasi ITIL
  • Proses sudah dibuat
  • Tools sudah diimplementasi
  • SOP sudah disusun

Kalau ditanya:

“Apakah kita siap menghadapi incident?”

Jawabannya hampir selalu:

“Siap.”


Lalu Sistem Down… dan Semua Berubah

Isi artikel

Dalam hitungan menit:

  • Semua mulai panik
  • Tidak jelas siapa yang harus handle
  • Eskalasi terjadi ke semua arah
  • Chat penuh, tapi tidak ada koordinasi
  • Semua sibuk… tapi tidak terkontrol

Dan yang paling sering saya lihat:

Orang-orang yang sudah sertifikasi… ikut panik.


Kenapa Ini Terjadi?

Ini kenyataan yang jarang diakui:

Sertifikasi tidak otomatis berarti siap secara operasional.


Kesalahan yang Paling Sering Terjadi

1. Belajar ITIL = Menghafal, Bukan Mempraktikkan

Banyak yang:

  • tahu definisi
  • hafal istilah
  • lulus ujian

Tapi belum pernah:

  • menghadapi incident real
  • mengambil keputusan dalam tekanan
  • menjalankan proses secara end-to-end

2. Proses Ada, Tapi Tidak Pernah Dilatih

Secara teori:

  • ada incident management
  • ada escalation path
  • ada role & responsibility

Tapi di lapangan:

  • tidak pernah disimulasikan
  • tidak pernah diuji
  • tidak pernah dilatih dalam kondisi nyata

3. Tidak Ada “Muscle Memory” Operasional

Saat incident:

Yang bekerja bukan teori. Yang bekerja adalah:

reflex & kebiasaan tim

Kalau tidak pernah dilatih:

panik adalah respon default.


4. Tidak Ada Single Command

Yang sering terjadi:

  • semua orang merasa harus ikut turun
  • semua ingin bantu
  • semua berbicara

Hasilnya:

tidak ada yang benar-benar memimpin


Masalah Sebenarnya

Bukan:

  • kurang sertifikasi
  • kurang framework
  • kurang tools

Tapi:

Kurang kesiapan menghadapi real situation


Ciri-Ciri Organisasi yang “Kelihatan Siap, Tapi Sebenarnya Tidak”

  • Semua punya sertifikasi, tapi tidak ada koordinasi saat incident
  • Banyak diskusi… tapi lambat mengambil keputusan
  • Eskalasi tidak jelas
  • Status tidak transparan
  • Semua sibuk, tapi tidak efektif

Solusi (Yang Jarang Dilakukan)

1. Latihan Incident Secara Berkala

Bukan hanya:

  • training
  • workshop

Tapi:

simulasi chaos


2. Tetapkan Incident Commander

Harus ada:

  • satu orang memimpin
  • satu arah keputusan

Bukan:

semua orang berbicara


3. Bangun Operasional yang Terlatih, Bukan Sekadar Terdokumentasi

Proses harus:

  • dijalankan
  • dilatih
  • diulang

Sampai menjadi:

kebiasaan


4. Integrasi Tool & Komunikasi

Saat incident:

  • tidak boleh ada channel liar
  • semua harus terpusat

Sertifikasi membuat Anda tahu apa yang harus dilakukan. Tapi hanya latihan yang membuat Anda bisa melakukannya saat panik.


Dalam dunia nyata:

Incident tidak datang dengan:

  • soal pilihan ganda
  • waktu berpikir
  • kondisi ideal

Incident datang dengan:

  • tekanan
  • ketidakpastian
  • dan chaos

Banyak orang bangga punya sertifikasi ITIL.

Tapi saat incident datang… semuanya panik.

Karena di lapangan, yang bekerja bukan teori.

Tapi kebiasaan.

Sertifikat tidak menyelamatkan operasional.

Kesiapan yang dilatih—itu yang menyelamatkan.

#DigitalTransformation #Mitratex #MitratexConsulting #IndonesiaTechDigest #ITServiceManagement #IncidentManagement #ITOperations #ITGovernance #DigitalTransformation #ITLeadership #BusinessContinuity #OperationalExcellence #ServiceManagement #ITStrategy #ContinuousImprovement #MajorIncident

Ditulis oleh: Dr. Dede Mulyana

Sosialisasi Perhitungan Service Level Agreement (SLA) Berbasis ESTIM Software di Ditjen AHU

𝗦𝗼𝘀𝗶𝗮𝗹𝗶𝘀𝗮𝘀𝗶 𝗣𝗲𝗿𝗵𝗶𝘁𝘂𝗻𝗴𝗮𝗻 𝗦𝗲𝗿𝘃𝗶𝗰𝗲 𝗟𝗲𝘃𝗲𝗹 𝗔𝗴𝗿𝗲𝗲𝗺𝗲𝗻𝘁 (𝗦𝗟𝗔) 𝗕𝗲𝗿𝗯𝗮𝘀𝗶𝘀 𝗘𝗦𝗧𝗜𝗠 𝗦𝗼𝗳𝘁𝘄𝗮𝗿𝗲 di 𝗗𝗶𝘁𝗷𝗲𝗻 𝗔𝗛𝗨

𝗣𝗧 𝗠𝗶𝘁𝗿𝗮𝘁𝗲𝘅 𝗞𝗼𝗻𝘀𝘂𝗹𝘁𝗮𝗻 bersama 𝗘𝗦𝗧𝗜𝗠 𝗦𝗼𝗳𝘁𝘄𝗮𝗿𝗲 dalam kegiatan Sosialisasi Perhitungan SLA di Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum (Ditjen AHU) sebagai bagian dari upaya mendukung pengelolaan layanan TI yang lebih terukur dan efektif.

Terima kasih atas kepercayaan dan kolaborasi yang telah terjalin.

#Mitratex #ESTIM #YourPathToCompliance #MitratexKonsultan #YourCompliancePartner ESTIM Software DitjenAHU SLA ITSM DigitalTransformation

Training User ESTIM Software di PT Pelita Air Service

𝗧𝗿𝗮𝗶𝗻𝗶𝗻𝗴 𝗨𝘀𝗲𝗿 𝗘𝗦𝗧𝗜𝗠 𝗦𝗼𝗳𝘁𝘄𝗮𝗿𝗲 di 𝗣𝗧 𝗣𝗲𝗹𝗶𝘁𝗮 𝗔𝗶𝗿 𝗦𝗲𝗿𝘃𝗶𝗰𝗲

Sebagai bagian dari implementasi 𝗘𝗦𝗧𝗜𝗠 𝗦𝗼𝗳𝘁𝘄𝗮𝗿𝗲, 𝗣𝗧 𝗠𝗶𝘁𝗿𝗮𝘁𝗲𝘅 𝗞𝗼𝗻𝘀𝘂𝗹𝘁𝗮𝗻 menyelenggarakan Training User ESTIM bagi tim PT Pelita Air Service.

Melalui sesi ini, peserta memperoleh pemahaman mengenai penggunaan fitur-fitur ESTIM untuk mendukung pengelolaan layanan TI yang lebih efektif, terstandarisasi, dan berorientasi pada peningkatan kualitas layanan.

Terima kasih kepada PT Pelita Air Service atas kepercayaan dan kolaborasinya.

#MitratexKonsultan #ESTIMSoftware #YourCompliancePartner #YourPathToCompliance #PelitaAir Training ITServiceManagement DigitalTransformation ServiceExcellence

Kenapa KPI IT Sering Menipu Direksi?

Dashboard Hijau Tidak Selalu Berarti Bisnis Sehat


Semua Terlihat Baik… di Ruang Meeting

Isi artikel

Di ruang rapat:

  • Grafik naik
  • SLA tercapai
  • KPI hijau semua
  • Presentasi rapi

Direksi melihat, mengangguk, lalu berkata:

“Good job. Lanjutkan.”


Tapi di Luar Ruangan Itu… Ceritanya Berbeda

Isi artikel

Di lantai operasional:

  • User mengeluh sistem lambat
  • Proses bisnis terganggu
  • Banyak workaround manual
  • Incident berulang

Dan yang paling sering terjadi:

User sudah tidak percaya lagi pada sistem IT.


Dimana Letak Masalahnya?

Bukan di:

  • tools
  • tim IT
  • atau bahkan framework

Masalahnya ada di:

KPI yang tidak mencerminkan realitas.


Kesalahan Paling Umum dalam KPI IT

1. Mengukur Aktivitas, Bukan Dampak

Contoh:

  • “Berapa tiket diselesaikan?”
  • “Berapa cepat response?”

Tapi tidak pernah ditanya:

“Apakah masalahnya benar-benar hilang?”


2. SLA Fokus ke Waktu, Bukan Kualitas

  • Respon cepat → KPI bagus
  • Tiket ditutup cepat → SLA aman

Tapi:

  • masalah masih ada
  • user tetap frustrasi

3. KPI Dibuat untuk Aman, Bukan Akurat

KPI sering didesain agar:

  • mudah dicapai
  • tidak “memalukan”
  • terlihat bagus di report

Bukan untuk:

  • mengungkap masalah

4. Data Tidak Mewakili Kenyataan

Banyak aktivitas terjadi di luar sistem:

  • WhatsApp
  • Telepon langsung
  • Email personal

Akhirnya:

Dashboard hanya menunjukkan sebagian kecil dari realita


Inilah Masalah Besarnya

Direksi membuat keputusan berdasarkan:

Data yang terlihat rapi… tapi tidak lengkap

Dan itu berbahaya.


Akibatnya?

  • Investasi salah arah
  • Masalah berulang tidak terselesaikan
  • Risiko tidak terdeteksi
  • Kepercayaan bisnis ke IT menurun

Dan yang paling fatal:

Perusahaan merasa aman… padahal sedang menuju masalah besar.


Ciri-Ciri KPI yang “Menipu”

Kalau Anda melihat ini, waspada:

  • KPI selalu tercapai, tapi user tetap komplain
  • Tidak ada metrik tentang user experience
  • Tidak ada pengukuran terhadap problem berulang
  • Semua terlihat stabil… sampai terjadi kegagalan besar

Solusi: Ubah Cara Mengukur

1. Dari Activity → Outcome

Bukan:

  • “Berapa tiket selesai”

Tapi:

  • “Berapa masalah tidak kembali lagi”

2. Tambahkan Perspektif User

  • User satisfaction
  • Business impact
  • Downtime cost

3. Integrasikan Semua Channel

Semua aktivitas harus masuk ke sistem:

no hidden work


4. KPI Harus Berani “Jujur”

Kalau merah:

tampilkan merah

Karena:

merah itu sinyal perbaikan, bukan kegagalan


KPI yang selalu hijau… seringkali adalah KPI yang paling berbahaya.


Direksi tidak butuh:

  • dashboard yang indah
  • report yang rapi

Mereka butuh:

Kebenaran.

Karena keputusan yang salah… seringkali bukan karena kurang data.

Tapi karena:

Datanya terlalu “cantik”.


Dashboard hijau itu menenangkan.

Tapi tidak selalu jujur.

Banyak KPI dibuat untuk terlihat baik, bukan untuk menunjukkan kenyataan.

Dan di situlah masalahnya dimulai.

KPI yang selalu hijau… bisa jadi adalah alarm yang tidak pernah berbunyi.

#DigitalTransformation #Mitratex #MitratexConsulting #IndonesiaTechDigest #ESTIMSoftware #ITGovernance #ITSM #ITServiceManagement #DigitalTransformation #ITLeadership #CIO #KPI #ManajemenTI #AuditTI #EnterpriseArchitecture #BusinessPerformance #ITStrategy

Ditulis oleh: Dr. Dede Mulyana

PT Mitratex Konsultan dan ESTIM Software dalam agenda Training Layanan PPA – One Gate Service System di IFG.

𝗣𝗧 𝗠𝗶𝘁𝗿𝗮𝘁𝗲𝘅 𝗞𝗼𝗻𝘀𝘂𝗹𝘁𝗮𝗻 dan 𝗘𝗦𝗧𝗜𝗠 𝗦𝗼𝗳𝘁𝘄𝗮𝗿𝗲 dalam agenda 𝗧𝗿𝗮𝗶𝗻𝗶𝗻𝗴 𝗟𝗮𝘆𝗮𝗻𝗮𝗻 𝗣𝗣𝗔 – 𝗢𝗻𝗲 𝗚𝗮𝘁𝗲 𝗦𝗲𝗿𝘃𝗶𝗰𝗲 𝗦𝘆𝘀𝘁𝗲𝗺 𝗱𝗶 𝗜𝗙𝗚.

Melalui kegiatan ini, peserta memperoleh pemahaman mengenai penggunaan dan pengelolaan layanan One Gate Service System untuk mendukung proses layanan yang lebih terintegrasi, efektif, dan efisien.

Terima kasih kepada seluruh peserta atas antusiasme dan partisipasinya.

#Mitratex #ESTIMSoftware #IFG #OneGateServiceSystem #PPA #ITSM #EnterpriseServiceManagement #DigitalTransformation